Official Website SMA Negeri Pilangkenceng Kabupaten Madiun

28 Sep 2017

ARTIKEL GURU


SIGIT SUGIARTO, S.Pd
NIP 19700307 200003 1 004


Menunggu Pagi

Sementara aku terus berpikir
untuk dapat menebang pohon
Yang tumbuh di halaman rumahku.

Sederhana alasannya,
Tak lagi nyaman dilihat orang yang lalu.
Tapi batang sudah terlanjur besar,
Akar sudah mulai menjalar
Karena dibiarkan liar dua orang tua ku terdahulu.

Sekarang dengan caraku akan terus kulakukan
Untuk terus mengupas tiap rantingnya
Memangkas seluruh dahannya
Hingga tinggal batang besar yang meski masih berdiri
Tapi sudah tak punya arti.

Sesudahnya kuserahkan semuanya pada Tuhan
Sambil masih memohon, jangan turun hujan
Hingga batang yang tetap berdiri akan kering sendiri bersama

Kesombongannya ...



H ... Ku

H…ku ternyata masih harus berlanjut
Akibat ayah yang tak segera punya waktu.
Jika kala jala sudah mulai ditebar
Waktu menarik tak diulur,
tiap tangan tetap memegang pada tiang dan temali,
ikan besar pasti jadi tangkapan tangan.
Banyak diantara teman nelayanku
terlena akan angan,
terpesona saat diam dan bahagianya
Sedangkan H asu tan tiap hari terus ditiupkan
H aluan dengan sengaja dibelokkan
H ampir pasti langkah seribu jadi jaminan

H ati H ati kawan nelayanku…
Dalam perahu kita telah ikut menumpang pelarian dari seberang
Yang makin hari makin ke H usan
Karena enam bulan’ kemarau panjang di perutnya,
setetes airpun tak mengalir dikerongkongannya
H ingga bau busuk
 yang keluar dari setiap nafasnya.

PISAH SAMBUT KEPALA SEKOLAH SMAN PILANGKENCENG TAHUN 2021

Assalamualaikum Wr. Wb. Pada tanggal 10 september 2021 yang lalu SMAN Pilangkenceng telah melaksanakan acara pisah sambut kepala sekolah be...

Popular Posts